Aku 2017

Mulailah segala sesuatu yang kamu rencanakan kemarin secara matang.

Serabutan tak masalah sekiranya demi orang-orang yang layak kamu sayang. Bukankah pejuang itu kodratnya berjuang?

Jangan pernah menunda lagi! Segera selesaikan segala tanggung jawab dan pekerjaan.                                                   Sungguh Kualitasmu tahun ini masih dipertanyakan.

Rubahlah segala sifat burukmu yang bisa saja membinasakan.                                 Semoga ilmu Sabar selalu bisa menjadi senjata Andalan.

Terakhir untuk calon bidadari yang entah belum dipertemukan atau belum saatnya kita disatukan.

Percayalah ‘Kau’ Selalu kudoakan dan kuusahakan.

Iklan

Realistis

Bukankah karena masa lalu,  kau paham sekali pengertian kata ini? 

Lantas kenapa masih saja kau tidak peduli? 

Apa harus diakhiri kembali dengan hancurnya sebuah hati? 

Atau kau ingin lagi dijatuhkan harga dirimu sebagai laki-laki? 
Sungguh perasaan seperti ini sangat  menyiksa sekali. 

Apapun itu

Entah pada akhirnya kita bersatu.

Atau aku hanya menjadi kenangan indahmu yang berlalu. 

Walau sudah sangat jelas jawabmu.

Takkan ada ruang untukku melewati batas itu.

Maaf,  Sampai detik ini sajak masih tentangmu. 

Dan akan selalu tentangmu. 

Dalam diam dan doaku.

Semoga cerita terbaik tertulis manis untukku dan kamu. 

Apapun itu!

I Do

Apakah ada seseorang yang menantimu melebihi ketabahanku? 

Jika ada,  Datanglah padanya mungkin lebih bermakna. 

Jika tidak,  Kembalilah.

Pesimis

Ini bukan tentang siapa yang kini selalu didepanmu berlaku manis. 

Ini bukan pula tentang siapa yang kini selalu membuat segala sesuatu menjadi romantis.

Tapi ini tentang siapa yang berani menggenggam tanganmu hingga mencapai garis finish.

So, Jangan Pernah PESIMIS! 

Biarkan aku

Biarkan aku mencintaimu dengan caraku

Berusaha menahan rindu yang mungkin hanya mengundang nafsu

Sangat mudah untuk merindumu

Merindukan sang pemilik senyum manis diparas indah itu

 

Biarkan aku mencintaimu dengan caraku

Biarlah semua itu berlalu bersama waktu

Bukan karena aku tak mau menjadikanmu satu

Tapi aku hanya tak ingin mengganggumu

 

Karena sepotong kata ‘I Miss You’

Dariku untukmu, akan menjadi pintu setan untuk menggoyah imanmu

 

Biarlah selalu kau jaga hatimu untuk Allah Tuhanmu satu

Hingga aku datang untuk menemani sebagai imammu